SUKABUMI – Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Nabiya menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Berkolaborasi dengan mitra binaannya, termasuk BUMDes Mitra Fajar Harapan, mereka sukses menggelar panen raya jagung manis di Kampung Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Panen raya ini dilaksanakan di atas lahan produktif seluas 1,7 hektare (Ha), dengan capaian hasil produksi yang luar biasa. Dari total luas lahan tersebut, hasil panen jagung manis kali ini ditargetkan mampu mencapai 15 ton.
Uniknya, di tengah situasi pasar yang penuh tantangan, agenda panen raya ini mengusung tema yang cukup berani dan realistis, yaitu: "Panen Jagung di Kala Harga Turun".
Strategi Ketahanan Pangan & Sektor Hortikultura
Program budidaya jagung manis ini merupakan salah satu unit usaha strategis yang dikelola langsung oleh BUMDesma Nabiya di bidang hortikultura dan ketahanan pangan. Melalui unit usaha ini, BUMDesma tidak hanya bertindak sebagai pengelola ekonomi, tetapi juga sebagai motor penggerak dan pendamping bagi para petani lokal agar tetap produktif dan inovatif dalam mengelola lahan.
Pemilihan tema "Panen Jagung di Kala Harga Turun" menjadi pemantik semangat bahwa fluktuasi harga di pasar tidak boleh menyurutkan produktivitas sektor pertanian desa. Target hasil panen yang mencapai 15 ton ini menjadi bukti bahwa dengan pengelolaan yang optimal, produktivitas tetap bisa dijaga secara maksimal. Langkah ini juga diambil sebagai momentum bagi BUMDesma untuk memperkuat rantai pasok dan mencari solusi alternatif penyerapan hasil panen agar petani mitra binaan tetap terlindungi dari kerugian.
Fakta Singkat Kegiatan Panen Raya:
- Penyelenggara: BUMDesma Nabiya & Mitra Binaan (BUMDes Mitra Fajar Harapan / "Cinta Desa")
- Komoditas: Jagung Manis
- Luas Lahan: 1,7 Hektare (Ha)
- Target Hasil Panen: 15 Ton
- Lokasi: Kampung Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
- Fokus Program: Unit Usaha Hortikultura dan Ketahanan Pangan
Melalui sinergi solid yang tergambar dalam panen raya ini, BUMDesma Nabiya membuktikan bahwa kelembagaan ekonomi desa mampu menjadi benteng pertahanan bagi para petani, sekaligus menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan di tingkat perdesaan meski di tengah tantangan harga pasar yang dinamis.

TIM DEE Nabiya Lkd, (Red)