Nagrak, Kabupaten Sukabumi — BUMDesma Nabiya LKD Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok SPP (Simpan Pinjam Perempuan) dalam Program Dana Bergulir Masyarakat (DBM).
Kegiatan yang dilaksanakan pada 23 September 2026 tersebut diikuti oleh sebanyak 50 orang pengurus kelompok SPP. Pelatihan ini menjadi bagian dari program tahunan BUMDesma Nabiya LKD dalam memberikan pembinaan, pendampingan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada kelompok penerima manfaat program DBM.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan sekaligus narasumber dari berbagai unsur pemerintahan dan kelembagaan, di antaranya Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sukabumi, Tenanga Ahli Profesional Kab. Sukabumi, Kepala Bidang PMD Kabupaten Sukabumi, Camat Kecamatan Nagrak, Pasi PMD Kecamatan Nagrak, Ketua Dewan Penasihat BUMDesma Nabiya LKD, Ketua Pengawas BUMDesma Nabiya LKD, serta Pendamping Desa.
Meningkatkan Kapasitas dan Kemandirian Kelompok
Pelatihan ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pembinaan rutin, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan pengurus kelompok SPP dalam mengelola kegiatan secara lebih tertib, transparan, dan bertanggung jawab.
Ada tiga fokus utama yang menjadi materi dalam kegiatan tersebut.
Pertama, penguatan literasi keuangan kelompok. Pengurus diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan dana, hingga membangun kebiasaan administrasi keuangan yang tertib.
Kedua, pelatihan pembukuan dan administrasi kelompok. Kemampuan melakukan pencatatan dan penyusunan administrasi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan serta keberlanjutan kelompok SPP. Dengan administrasi yang tertib, kelompok diharapkan mampu mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas dan dapat mempertanggungjawabkan pengelolaan dana secara transparan.
Ketiga, pemanfaatan media sosial bagi kelompok SPP. Di tengah perkembangan teknologi digital, kelompok masyarakat juga didorong untuk mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi, publikasi kegiatan, membangun jaringan, serta mendukung aktivitas ekonomi produktif yang dijalankan oleh anggota kelompok.
Pelayanan kepada Kelompok Menjadi Prioritas
Direktur BUMDesma Nabiya LKD menegaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat program.
Bagi BUMDesma Nabiya LKD, kelompok SPP bukan hanya merupakan penerima manfaat dari program dana bergulir, tetapi juga merupakan bagian penting dalam perjalanan dan keberlanjutan lembaga.
"Kelompok dan nasabah merupakan aset terbesar BUMDesma Nabiya LKD. Karena itu, pelayanan tidak cukup hanya dengan menyalurkan atau mengelola dana bergulir, tetapi juga harus diikuti dengan pembinaan dan peningkatan kapasitas agar kelompok semakin mandiri," demikian semangat yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan tersebut.
Melalui pendekatan tersebut, BUMDesma Nabiya LKD berupaya membangun hubungan yang lebih kuat dengan kelompok SPP, bukan hanya sebagai hubungan antara pengelola program dan penerima manfaat, tetapi sebagai sebuah kemitraan dalam membangun perekonomian masyarakat desa.
Mendorong Kelompok SPP Semakin Profesional
Pelaksanaan pelatihan diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pengelolaan kelompok SPP. Para pengurus diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan sehari-hari, khususnya dalam hal administrasi, pembukuan, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital.
Dengan meningkatnya kapasitas pengurus kelompok, pengelolaan dana bergulir diharapkan dapat berjalan semakin tertib, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi BUMDesma Nabiya LKD untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pendamping desa, serta seluruh kelompok SPP dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang lebih produktif.
Ke depan, BUMDesma Nabiya LKD berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program peningkatan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan kelompok dan perkembangan zaman.
Melalui pelayanan yang semakin baik, pembinaan yang berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi digital, BUMDesma Nabiya LKD berharap kelompok SPP dapat tumbuh semakin mandiri dan mampu menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat di Kecamatan Nagrak dan Kabupaten Sukabumi.
(Red)