Ketahan Pangan

BUMDESMA NABIYA LKD Tetap Konsisten Produksi Jagung Manis di Tengah Musim Kemarau

BUMDESMA NABIYA LKD Tetap Konsisten Produksi Jagung Manis di Tengah Musim Kemarau

BUMDESMA NABIYA LKD Tetap Konsisten Produksi Jagung Manis di Tengah Musim Kemarau

Nagrak, Sukabumi — BUMDESMA NABIYA LKD terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pertanian melalui budidaya jagung manis, meskipun kondisi cuaca saat ini memasuki musim kemarau yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Di tengah keterbatasan ketersediaan air, kegiatan penanaman jagung manis tetap dilakukan dengan menerapkan strategi pengelolaan air secara intensif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyiraman tanaman hingga tiga kali sehari untuk menjaga kelembapan tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman selama masa pertumbuhan.

Selain pengaturan penyiraman, BUMDESMA NABIYA LKD juga melakukan pemilihan lokasi tanam secara cermat. Lahan yang dipilih merupakan lokasi yang memiliki kemampuan menampung dan mempertahankan ketersediaan air, sehingga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan tanaman selama musim kemarau.

Program budidaya jagung manis ini dikembangkan pada total area sekitar 2,5 hektare. Penanaman mulai dilaksanakan pada awal Agustus 2026 dan dilakukan dengan pengelolaan lahan serta perawatan secara intensif.

Perkiraan Panen Oktober 2026

Dengan umur panen jagung manis yang umumnya berkisar antara 70–80 hari setelah tanam, apabila penanaman dimulai pada awal Agustus 2026, maka panen diperkirakan dapat dilakukan pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026, dengan tetap menyesuaikan kondisi pertumbuhan dan tingkat kematangan jagung di lapangan.

Budidaya ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya BUMDESMA NABIYA LKD dalam mengoptimalkan potensi lahan dan menjaga keberlanjutan produksi pertanian. Tantangan musim kemarau tidak menjadi penghalang, tetapi justru mendorong penerapan pola budidaya yang lebih adaptif dan efisien dalam pengelolaan sumber daya air.

Melalui pengembangan lahan seluas 2,5 hektare tersebut, BUMDESMA NABIYA LKD berharap produksi jagung manis dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat program usaha pertanian dan ketahanan pangan desa.

TIM DEE Nabiya Lkd (Red)